My Fair Lady Eps.16 end

Sinopsis My Fair Lady Episode 16 – Final Episode


Kakek pulang dari RS dan Hae Na berjanji untuk menjaga Kakek. Kehidupan berjalan normal kembali bahkan Hae na menulis dalam surat untuk Dong Chan, bahwa tidak ada yang berubah kecuali untukmu, semuanya sama.

Hae Na menulis : Saat aku merindukanmu, aku membayangkan bahwa kau ada di sini. Aku merindukanmu. Tapi Hae Na tidak benar-benar mengirim suratnya.

Dong Chan kembali ke toko bunga. Eui joo berkata bahwa Presdir Kang sudah pulang. Dong Chan lega tapi Eui Joo berkata bahwa Presdir mungkin menghentikan pengobatannya. Semua direktur tahu bahwa usia Kakek tidak lama lagi, mereka mendatangi Hae na di rumah keluarga Kang. Hae na telah mengambil alih sementara perusahaan dan berkata bahwa Kakek baik-baik saja.
Besok adalah ulang tahun Hae na, dan Hae na berjalan-jalan di taman bambu bersama Kakek. Saat Hae Na mengambil minum, Dong Chan tiba. Dong Chan diarahkan oleh Woo Sung yang ingin mempertemukannya dengan Hae na. Saat bertemu Kakek Dong Chan berkata : Mohon hiduplah lebih lama. Demi Nona, Anda harus hidup lebih lama. Dong Chan bersiap pergi dan bertemu Hae na.

Keduanya shock dan Dong Chan menganggukkan kepalanya memberi hormat. Kakek memanggil Hae Na. Di rumah, keduanya saling memikirkan satu sama lain. Keesokan harinya, Hae na diberi kejutan nyanyian Happy Birthday dan tart oleh stafnya. Hae Na terharu. (in fact, Yoon Eun Hye baru saja merayakan ultahnya yg ke-25 di lokasi).


Eui Joo menelepon Tae Yoon dan mengajaknya makan siang. Eui Joo punya rencana untuk mempertemukan Dong Chan dan Hae Na (ngga tahu dia kalau mereka udah ketemu ha.ha) dan meminta bantuan Tae Yoon. Mereka merancang perjalanan dengan kapal di sepanjang sungai Han. Kakek meminta Tuan Jang dan Nona Jung untuk menjaga Hae Na karena Hae Na membutuhkan mereka. Nona Jung berkata bahwa yang dibutuhkan Hae na bukan mereka tapi Dong Chan, dia menyerahkan surat Hae na pada Kakek.


Dong Chan tiba-tiba pergi ke sungai Han, dia ingin mengenang saat dia berada disitu bersama Hae Na. Kebetulan bertemu Hae Na. Hae na berniat menghindari Dong Chan. Dong Chan mengejarnya dan memberikan birthday coupon untuk Hae Na dan meminta Hae Na menghabiskan satu hari bersamanya. Mereka pergi kencan dan mengirim pesan kepada Eui Joo dan Tae Yoon bahwa mereka tidak bisa datang.


Eui Joo dan Tae yoon yang sudah menunggu di kapal berniat turun, tapi terlambat..kapal sudah bergerak. Ternyata Tae Yoon mabuk laut, dia langsung lari ke toilet..(oh come on..)


Keesokan harinya, Kakek berkata pada Hae na : Hiduplah seperti yang kau inginkan. Itulah kebahagiaan yang terbaik. Apakah itu berarti menjadi penerusku atau bersama Seo Dong Chan, carilah yang kau inginkan. Apa kau mengerti ?

Hae Na mengerti dan ia masuk ke dalam untuk mengambil selimut bagi Kakek. Saat ia kembali, Kakek tertidur atau seperti tertidur. Setelah beberapa saat, Hae Na sadar kalau Kakek sudah meninggal (RIP) dan dia menangis.


Saat di pemakaman, Hae Na bertemu Dong Chan, Hae na merasa takut karena ia sendiri sekarang. Bagaimana aku dapat hidup? Dong Chan menghibur Hae Na.

Beberapa saat setelah Kakek meninggal,
Kang Su min memenangkan kontes dan Hae Na memanggil semua Direktur : Aku akan mengundurkan diri, tapi hanya untuk sementara. Aku akan belajar ke luar negeri untuk menambah kapasitas.” Hae Na meninggalkan perusahaan di tangan manajemen dan meminta Paman Chul Gu memimpin perusahaan sampai ia kembali.


Hae Na memasak untuk semua stafnya dan meminta mereka tetap setia menunggunya. Saat Hae Na menuju ke airport, dia mencoba menelepon Dong Chan, intinya dia tetap tidak dapat melupakan Dong Chan dan ia akan ke Amerika. Jika saat dia kembali nanti Dong Chan masih merasa bahwa kebahagiaannya adalah bersama Hae Na maka mereka dapat mulai dari awal lagi.

Dong Chan mengejar Hae na ke airport dan adegan seperti episode 1 diulang lagi. Dong Chan : Hey, kau! Kau kira kau akan pergi kemana, tanpa persetujuanku? Dong Chan meminta Hae Na untuk tetap tinggal dan seperti di episode 1, Dong Chan menggendong Hae Na dan berteriak : “Dia pacarku”

Epilog :
Keluarga Paman Chul Gu sangat bangga pada Kang Su Min yang menjadi bintang iklan.

Tae Yoon dan Eui Joo bertemu lagi. Kali ini Eui Joo meminta bantuan hukum pada Tae Yoon mengenai design sepatunya yang dicuri Kang Su Ah. Eui Joo bahkan memanggil Tae Yoon dengan hormat : Tuan Pengacara. Tae Yoon menolak membantu, Eui Joo jadi kesal, tapi Tae Yoon berbisik dan berkata dengan nada menggoda, “Aku akan membantumu kalau kau memanggilku Tae Yoon” well..well..well is this a sign of something?


Tiga sekawan Jibsa (pelayan) Hae na mencoba kencan buta dan sangat kecewa saat mengetahui ketiga calon kencannya adalah teman pelayan yang lain.

Dan akhirnya, Hae Na dan Dong Chan berkelahi sekali lagi karena masalah sepele. Hae Na menutup mulut Dong Chan dengan ciuman. Dong Chan bercanda : “Sudah tidak ada efeknya,” yang membuat Hae Na menciumnya berkali-kali.

Tamat.
Iklan

My Fair Lady Eps.15

Sinopsis My Fair Lady Episode 15


Paginya, Hae Na terbangun dengan Dong Chan di sisinya. Sedikit malu tetapi bahagia. Mereka menghabiskan waktu berdua sepanjang hari sebagai pasangan resmi.
Dong Chan bertanya apa Hae Na gugup jika Kakek tahu, dan jika Kakek mengusirnya lagi apa yang akan dia lakukan. Hae Na dengan bercanda berkata bahwa berarti Dong Chan harus menampungnya.

Dong Chan kembali bersikap formal dan memanggil Hae Na dengan sebutan nona. Hae Na ingin Dong Chan memanggilnya seperti kemarin malam tapi Dong Chan berkata bahwa dia masih Jibsa Hae Na.


Mereka menghadap Kakek. Wajah Kakek tampak marah dengan mereka. Dong Chan meminta ijin Kakek untuk berkencan dengan Hae Na. Dong Chan tidak akan melepaskan Hae Na. Kakek tetap tidak menyetujui mereka tapi juga tidak melarang langsung. Dia hanya memikirkan citra perusahaan saja.

Tuan Jang heran Kakek menyetujui mereka. Kakek berkata ia tetap tidak setuju hanya tidak ingin Hae Na kabur lagi dari rumah. Dia tetap memerlukan Dong Chan tapi setelah pertemuan direktur Kakek akan memecat Dong Chan.
Semua kaget dengan pasangan itu termasuk Paman Chul Gu, Su Ah, Eui Joo dan Tae Yoon.


Tae Yoon datang dan meminta maaf, dia melepaskan Hae Na dan berkata apa mereka bisa berteman, Hae Na tentu saja sangat senang. Eui Joo juga berencana melepaskan DOng Chan.
Malamnya, Dong Chan memergoki tingkah laku Woo-Sung yang mencurigakan. Woo sung bohong dan berkata ia sedang bersih-bersih.


Hae Na bekerja kembali dan seperti biasa Dong Chan yang membantu semua kesulitan Hae Na. Sehingga penjualan meningkat. Kang Su Min sangat senang dengan kesuksesan Hae Na.
Kakek berkata terus terang pada Dong Chan, ia tidak merestui mereka. Kau mencintainya kan? kalau begitu kau tahu yang terbaik untuknya.


Dong Chan merahasiakan percakapannya dengan Kakek dan tetap berlaku biasa dengan Hae Na. Mereka pergi bersepeda dan Hae Na terjatuh dari sepeda.
Dong Chan curiga seseorang menyabotase sepeda Hae Na. Dia tahu pelakunya adalah Woo Sung dan ia menggertak Woo Sung bahwa ia tahu semuanya. Dong Chan juga berhadapan dengan Paman Chul Gu langsung.


Akhirnya target penjualan Hae Na tercapai, Paman Chul Gu karena takut dengan gertakan Dong Chan juga mendukung Hae Na. Dong Chan menemui Woo sung dan berkata ia mengerti bahwa woo sung melakukannya karena tekanan Chul Gu. Woo Sung sangat menghargai dan berterima kasih pada Dong Chan.


Tae Yoon bertemu dengan Eui Joo dan berkata ia senang karena Eui Joo adalah pendengar yang baik. Ia berkata ia telah melepaskan Hae Na. Eui Joo juga mengaku sudah melepas Dong Chan meskipun susah melupakannya. Mereka sepertinya akan cocok.


Dong Chan dan Hae Na berkencan lagi. Mereka melewati toko bridal dan Dong Chan meminta Hae Na mencoba baju pengantin. Dong Chan merekam Hae Na dengan ponselnya dan meminta Hae Na mengatakan sesuatu. Hae Na berkata : I love you.
Hae Na berkata jika Kakek merestui mereka, apakah Dong Chan akan melamarnya? Dong Chan berkata : Ya nanti jika Kakek merestui kita, menikahlah denganku.

Hae Na dan Kakek berjalan-jalan. Hae Na tiba-tiba berkata bahwa ia ingin menikah dengan Seo Dong Chan. Kakek berkata tidak boleh dan tidak peduli saat Hae Na berkata bahwa ia mencintai Dong Chan. Kakek berkata ia akan mengeluarkan Hae Na dari silsilah keturunannya.
Hae Na merasa susah tapi ia menetapkan hati dan memilih Dong Chan. Kakek murka dan jatuh pingsan. Hae Na panik dan merasa bersalah.

Saat di RS, Kakek berkata bagaimana Hae Na dapat membuang hasil kerja selama 50 tahun begitu saja. Hae Na berjanji akan melindungi Kang San, apa ia juga boleh mempertahankan Dong Chan ? Kakek tetap berkata tidak.
Dong Chan datang saat Hae Na pergi dan mereka akhirnya bertemu dan berbicara di atap RS.

Hae Na sangat shock dan Dong Chan mengerti saat Hae na berkata bahwa ia harus berubah. Dong Chan berkata Hae Na tidak perlu melanjutkan, sekarang ia yang akan melepaskan Hae Na. Ia minta maaf karena tidak dapat memenuhi janjinya untuk membuat Hae Na tidak menangis tapi ia berjanji ia tidak akan melupakan Hae Na. Jadi kita putus.
Hae Na meraih tangan Dong Chan dan menangis. Memaksa dirinya sendiri untuk pergi. Saat Hae na pergi, Dong Chan berteriak : “Hae Na, Aku mencintaimu.”

My Fair Lady Eps.14

Sinopsis My Fair Lady Episode 14

Hae Na keluar dari ruang meeting dan menarik Dong Chan. “Kakek sudah mengetahui semuanya!” Reaksi Dong Chan adalah ingin menemui Kakek dan menjelaskan semuanya. Hae Na merasa itu ide yang buruk: “Apa kau tahan tidak dapat menemuiku lagi ? Jika kau pergi menemui Kakek, maka hubungan kita akan berakhir. Aku tidak dapat putus denganmu seperti ini.”


Akhirnya Dong Chan menarik tangan Hae Na dan mulai berlari. Kakek memerintahkan stafnya untuk menahan wartawan dan mencari Dong Chan dan Hae Na segera. Eui Joo juga mendengar berita tentang mereka, dia menemui Tae Yoon. Mereka berdua pergi ke rumah Hae Na. Ternyata semua staf sibuk mencari dan menahan wartawan. Tae Yoon berkesimpulan bahwa Dong Chan dan Hae na melarikan diri.


Benar juga, Dong Chan dan Hae Na melarikan diri ke kota kecil tepi pantai. Mereka menyewa kamar di dekat situ. Mereka memanfaatkan waktu dengan bermain di tepi pantai. Eui Joo kesal dan melampiaskannya dengan menyanyi dan memaki Hae Na. Tae Yoon tertawa melihatnya. Eui Joo : “Mengapa kalian hanya menyukai Hae Na ? Itu membuatku cemburu.”


Malamnya, Hae Na berusaha membuat Dong Chan tinggal di sisinya tapi Dong Chan menyiapkan kamar hanya untuk Hae Na. Kesal, Hae Na menarik selimut dan Dong Chan jatuh menimpanya. Dong Chan memutuskan keluar dan mencari udara segar. Hae Na menyusul Dong Chan. Dong Chan tampaknya sudah membuat keputusannya sendiri.


Paginya, Hae Na menyiapkan sarapan untuk Dong Chan, makanan favoritenya- kimchi chigae – walaupun rasanya tidak terlalu enak, Dong Chan terkesan dengan kesungguhan Hae Na. Dong Chan bertanya apa Hae Na tahan dengan kehidupan seperti ini ? Hae Na berkata ia hanya melakukannya hari ini saja karena ini spesial. Dong Chan membujuk Hae Na untuk pulang ke Seoul dan berkata ia akan menemui Kakek untuk meminta restu. Hae Na senang. Dia tidak tahu kalau Dong Chan sudah berjanji pada Kakek untuk membawa Hae na menemuinya untuk bertemu dengan orang tua Tae Yoon.

Mereka tiba duluan. Dong Chan meminta Hae Na menunggu di ruangan dan ia keluar sebentar. Dong Chan ternyata pergi. Saat Kakek datang, Hae Na menyapanya dan mau meminta maaf tapi terpotong dengan kedatangan seseorang…Tae Yoon.


Hae Na terjebak dalam pertemuan resmi antara Kakek dan keluarga Tae Yoon. Orang tua Tae Yoon mendesak Hae Na untuk menentukan tanggal pernikahan. Karena didesak terus akhirnya Hae na berkata :” Aku tidak dapat menyetujui pernikahan ini, maafkan aku.” Orang tua Tae Yoon marah dan merasa tersinggung.


Kakek juga marah, Hae na mengaku bahwa ia menyukai orang lain. Kakek memotong, kalau yang kau maksud adalah Dong Chan lupakan saja. Kalau kau berkeras menyukainya, jangan menemuiku lagi. Tae Yoon menemui Hae Na : “Apa kau senang sekarang ? Kau benar-benar berani.” Hae na bertanya siapa yang merencanakan ini, Tae Yoon atau Dong Chan ? Tae Yoon berkata, mereka berdua.

Hae Na menemui Dong Chan di toko bunga, marah dan menampar Dong Chan. “Aku datang untuk berterima kasih, aku kira kita akan mulai lembaran baru tapi yang kau pikir justru memutuskan hubungan denganku. Apa kau pernah mencintaiku ? Apa ini yang namanya cinta ?” Setelah itu, Hae Na pergi dan Dong Chan tidak mampu menyusulnya.

Hae Na tidak mau pulang, ia justru tinggal di hotel. Tuan Jang meminta Dong Chan membujuk Hae Na agar pulang. Dong Chan pergi menemui Hae Na dan mulai mengepak baju Hae Na. Hae Na menolak pulang, dia meminta Dong Chan pergi jika tidak ia akan memanggil security.


Akhirnya Dong Chan meledak : “Iya, aku memang pengecut dan bodoh. Bagi orang kaya sepertimu yang punya banyak untuk diberikan, dapat mencintai pasti hebat. Tapi untuk orang miskin seperti aku, satu-satunya hal yang dapat kuberikan untukmu hanyalah diriku sendiri. Itulah sebabnya aku mengirimmu kepada Tae yoon. Jika itu adalah pengecut dan bodoh maka ya memang demikian. Kalau aku tahu bahwa akan begini jadinya maka lebih baik aku tetap menjadi pelayanmu saja. Tidak perlu kuatir seperti ini. Kita memang tidak cocok sejak dari awal.” Setelah itu Dong Chan pergi. Hae Na jatuh di lantai dan menangis.

Saat diluar, Dong Chan berubah pikiran dan berbalik ke kamar Hae Na. Dong Chan membuka pintu dan menarik Hae na yang menangis ke dalam pelukannya dan menciumnya. Pintu-pun tertutup…..

My Fair Lady Eps.13

 Sinopsis My Fair Lady Episode 13

Dong Chan dan Hae na duduk dan bercakap-cakap. Dong Chan bertanya mengapa Hae Na menyukainya, Hae Na tidak tahu mengapa dia hanya suka. Mereka berjalan pulang dan bergandengan tangan. Eui Joo melihat mereka.
Di rumah Hae na berteriak karena kecoa, Dong Chan membantu mengusirnya dan kejadian itu mendekatkan mereka. Mereka langsung menjauh karena grogi.

Tae Yoon mabuk dan Eui Joo mendatanginya. Eui Joo mendesak Tae Yoon untuk segera memisahkan Hae Na dan Dong Chan. Tapi Tae Yoon terlalu mabuk dan akhirnya colapse. Eui Joo bingung dan tidak tahu dimana rumah Tae Yoon. Akhirnya Eui Joo membawa Tae Yoon ke motel.
Eui Joo akan pergi saat Tae Yoon tiba-tiba menangkap tangannya : “Jangan pergi.”


Hae Na tidak bisa tidur dan dia berjalan keluar rumah. Ternyata ada Dong Chan. Hae Na merasa bersalah pada Tae Yoon, Dong Chan juga. Dong Chan minta sampai Kakek tidak marah lagi, Hae Na mau menjadi pacarnya. Mereka akhirnya tertidur di luar.
Keesokannya, mereka terbangun dan mencoba menjelaskan kepada ibu Eui Joo bahwa kejadian semalam hanya kebetulan. Ibu Eui Joo lebih cemas karena Eui Joo tidak pulang semalam. Eui Joo juga terbangun dengan grogi di kamar motel. Tae Yoon sudah tidak ada.


Ternyata Tae Yoon pergi ke peternakan saat dia dan Hae na kerja volunteer. Sementara itu, Hae Na tetap mengontrol online shopping mall-nya dan bekerja paruh waktu di sebuah sekolah. Hae Na ditugaskan melukis dinding sekolah (mural).


Penjualan di online shopping mall Hae Na mengalami peningkatan. Eui joo berkata pada Dong Chan jika ia mau berkencan dengan Hae Na silahkan, tapi Eui Joo tidak mau kalau Dong Chan sakit hati karena Hae na. Tapi Eui Joo juga menemui Tae Yoon dan memintanya untuk tetap mempertahankan Hae na.


Tae Yoon meminta maaf karena kelakuannya waktu mabuk dan Eui Joo dapat menerimanya. Dong Chan melaporkan perkembangan Hae Na pada Kakek yang sangat senang dan bersiap menerima Hae Na kembali. Dong Chan tersenyum di depan Kakek tapi dalam hati dia merasa sedih.
Hae Na membeli topi dan kalung untuk Dong Chan dari uang hasil kerja pertamanya. Dia menemukan Tae Yoon sudah menunggunya. Hae na meminta maaf dan Tae Yoon berkata dia akan menunggu Hae Na.

Dong Chan pulang dan berkata bahwa Kakek sedang senang. Dong Chan juga berkata bahwa ia akan melakukan apa pun keinginan Hae Na. Ternyata ada yang memata-matai mereka.
Hae Na memberikan kalung untuk Dong Chan :”Jangan pergi ke manapun tanpa ijinku, karena aku akan menarikmu kembali.”


Dong Chan juga berkata bahwa Kakek ingin Hae Na pulang. Hae Na senang dan bertanya : “Kau juga pergi dengan ku kan?” Hae Na lega saat Dong Chan mengiyakan.
Paginya, Hae Na dan Dong Chan bersiap kembali ke kantor, Hae Na bahkan berterima kasih dan pamit dengan Ibu Eui Joo dan berjanji akan membayar kebaikannya.


Di kantor, Hae Na bersiap mengikuti meeting. Paman chul Gu sudah bersiap, ternyata dia menyebarkan berita bahwa Hae Na berkencan dengan seorang mantan Jebi (Dong Chan).
Kakek kaget dengan berita itu, dia minta Dong Chan menghadapnya segera. Hae Na sedikit panik dengan berita itu langsung keluar dari ruang meeting dan menarik Dong Chan yang menunggu di luar.

Dong Chan bingung tapi Hae na langsung menarik tangannya : “Ayo kita lari!”

My Fair Lady Eps.12

 Sinopsis My Fair Lady Episode 12


Hae Na bangun dan menemukan dirinya ada di kamar Dong Chan. Hae Na tidak ingat bahwa dia menelepon DOng Chan saat mabuk. Hae Na menangis karena takut di hotel sendirian. Hae Na berkata bahwa ia melarikan diri dari rumah.
Dong Chan sudah tahu bahwa Hae Na diusir dan berusaha membujuk Kakek untuk menerima Hae na kembali.

Kakek tetap tidak mau menerima Hae Na. Tuan Jang dan semua pengurus mengatakan Kakek tetap mengusir Hae Na. Dong Chan kaget dan tidak percaya dengan keputusan Kakek.
Akhirnya Dong Chan mengajak Hae na pergi. Di sepanjang jalan Hae Na berjalan dengan limbung dan akhirnya duduk di bangku. Dong Chan tahu Hae Na kelaparan. Mereka akhirnya makan siang.


Saat makan, Dong chan menyinggung kebiasaan Hae Na yang selalu mabuk, Hae Na pura2 tidak ingat kejadian di bar. Dong Chan bertanya mengapa Hae Na tidak menelepon Tae Yoon. Hae Na dapat tinggal dengan Tae Yoon, karena mereka kan akan menikah.
Dong Chan tidak menyadari keraguan Hae Na ketika ia membahas soal cinta. Bahwa Hae Na harus memanggil orang yang dicintainya ketika dalam kesulitan.


Tae Yoon mengungkapkan masalahnya kepada Su Ho yang merasa heran apakah Tae Yoon melakukan kesalahan. Tae Yoon mencari Hae Na dan benar-benar bad timing karena Tae Yoon datang saat Dong Chan mau pergi.

Benar saja Tae Yoon merasa marah dan kecewa : “Apa kau tidak dapat melakukan apapun tanpa pertolongannya?” Hae Na hanya dapat meminta maaf.
Dong Chan menemui Tuan Jang, yang mengatakan bahwa Kakek hanya ingin mengajarkan Hae na kehidupan nyata dan berharap Dong Chan (sekali lagi) dapat membantunya. Tuan Jang juga berkata Kakek tidak akan dapat melakukan operasi sekarang.


Dong Chan heran saat Tae Yoon meneleponnya dan bertanya apa ia bersama Hae Na ? Khawatir dengan Hae Na, Dong Chan langsung mencari Hae Na. Dong Chan tidak tahu bahwa Hae Na kembali ke rumah Eui Joo. Saat Dong Chan kembali, Hae Na berusaha sembunyi tapi Dong Chan melihatnya dan berteriak : “Kemana saja kau ?” Hae na berbohong bahwa Tae Yoon menemukan tempat yang cocok untuknya.
Dong Chan tahu Hae Na bohong. Akhirnya Hae Na menangis dan berkata ia tidak punya tempat tinggal, untuk itulah ia datang. Dong Chan memeluknya.


Tentu saja, Eui Joo tidak suka Hae Na tinggal di rumahnya. Dong Chan tidak memperlakukan Hae Na seperti putri lagi. Dia bahkan membangunkan Hae Na dengan kasar dan berkata Hae Na harus membantu memasak, bersih-bersih, dan mencuci baju.
Paman Chul Gu senang dengan penderitaan Hae Na. Hanya Kang Su Min yang sebal dengan tingkah laku keluarganya.

Eui Joo bertemu Tae Yoon dan mengusulkan untuk membalas dendam dengan Hae Na. Tae Yoon tidak tertarik.
Sementara itu Hae Na berusaha membantu di toko bunga dan melakukan banyak kesalahan. Tapi Hae Na justru menyalahkan toko bunga yang sempit. Tae Yoon datang dan merasa kesal kerena Hae na bersama Dong Chan lagi.


Malamnya, Hae Na duduk di taman dan Dong Chan bertanya apa ia sudah berbaikan dengan Tae Yoon dan Hae Na mengiyakan hanya ia tidak begitu senang dengan itu. Dong Chan juga berusaha mencarikan Hae Na pekerjaan sebagai sales tapi Hae Na mengacaukannya. Sambil makan, Dong Chan berkata ia hanya ingin Hae Na dapat menghidupi dirinya sendiri. Dong Chan bertanya tentang ibu Hae Na.

Tae Yoon menemui Kakek dan bermaksud ingin melamar Hae Na. Kakek setuju dan bertanya tampaknya orang tua Tae Yoon tidak terlalu suka dengan pernikahan mereka. Tae Yoon berjanji akan berbicara dengan orang tuanya.


Nona Jang mengunjungi Hae Na dan kaget dengan kondisi Hae Na. Eui Joo juga terus saja meminta Hae Na menyiapkan makanan dan mencuci. Hae na tidak suka jika ia harus melakukan hal yang ia tidak suka.
Dong Chan : “Kau tahu kapan kau terlihat sangat cantik ? Yaitu saat kau tidak tahu bagaimana melakukan sesuatu tapi kau berusaha keras melakukannya. Meskipun salah.” (well that’s sweet..)


Tae Yoon mengajak Hae Na menemui orang tuanya. Ternyata orang tua Tae Yoon menyukai Hae Na. Tae Yoon sangat lega, tapi Hae Na tidak begitu menikmatinya.
Makan malam mereka terganggu oleh panggilan telepon. Seseorang mengalami kecelakaan. Hae Na buru-buru pamit, Tae Yoon mengejarnya dan bertanya siapa yang terluka. Saat Hae Na tidak menjawab, Tae Yoon menebak itu pasti Dong Chan. Hae meminta maaf dan memanggil taxi.

Di Rumah Sakit, Hae Na kebingungan mencari Dong Chan. Ternyata Dong Chan hanya sedikit terluka dan heran dengan reaksi Hae Na. Dong Chan juga heran mengapa Hae Na tidak bersama Tae Yoon.
Akhirnya Hae Na berkata : “Ini karena kau. Aku datang karena aku khawatir dan aku merindukanmu.” Dong Chan baru menyadari apa yang coba dikatakan Hae Na. Hae Na memberanikan diri mencium Dong Chan.


Dong Chan yang kaget tidak bereaksi. Tapi saat Hae Na mundur, Dong Chan menariknya kembali dan mencium Hae Na.

My Fair Lady Eps.11

 Sinopsis My Fair Lady Episode 11


Eui Joo mengatakan semuanya tentang Dong Chan pada Tae Yoon. Bahwa pada awalnya Dong Chan berniat merayu Hae Na demi uang dan biarpun sekarang Dong Chan telah mengurungkan niatnya itu, ia justru jatuh cinta dengan Hae na.
Tapi Eui Joo merasa bersalah setelah Dong Chan menemuinya dan meminta maaf pada Eui Joo.Saat Hae Na akan berpidato Paman Chul Gu menghasut beberapa direktur untuk memboikot Hae Na dan mulai berteriak : Apa-apaan ini. Benar-benar konyol! Pada awalnya Hae Na membeku sampai ..ia melihat Dong Chan berjalan mendekat ke arahnya. Hae Na seperti memperoleh kekuatan dan mulai berbicara dengan tegas.
Hae Na : “Sejujurnya, aku juga berpikir tidak mungkin bagiku menjadi penerus Grup Kang San. Aku tidak terlatih, tidak punya pengalaman. Yang kumiliki hanya dukungan sebagai cucu Presdir. Aku dapat ditertawakan sebagai penerus. Tapi, Aku juga memiliki harga diri. Ini adalah kesempatan yang datang padaku dan harga diriku tidak mengijinkanku untuk mundur sebelum mencoba sesuatu. Benar, aku tidak tahu banyak. Bahkan aku tidak tahu apapun. Aku tidak pernah belajar keras dan aku tidak tahu banyak tentang apapun. Tapi aku akan mencoba sebaik mungkin. Aku mungkin tidak mencobanya di masa lalu, tapi aku akan menjaga kakekku dan aku punya otak. Jika, setelah aku mencoba aku masih tidak cukup baik, aku akan mundur dengan senang hati. Bahkan jika Kakekku ingin memberikan posisi ini padaku, aku tidak akan menerimanya. Apakah kalian akan menerima janjiku?”


Pidato Hae Na membuat semua terdiam dan semua direktur mulai memikirkannya. Tapi Kakek menyalahkan Hae Na bagaimana Hae Na akan menepati janjinya ? Bagaimana Hae Na dapat dengan mudah berkata akan mengundurkan diri seperti itu ?
Tae Yoon marah dengan Dong Chan dan memukul muka Dong Chan. Tae Yoon meminta Dong Chan meninggalkan Hae Na.

Tae Yoon mengantarkan Hae Na pulang. Hae Na mengeluh tentang janjinya. Tae Yoon : “Jika kau tidak menikmati pekerjaanmu, bagaimana jika menikah denganku?”
Hae Na tertawa dan berpikir Tae Yoon bercanda. Senyum Hae Na lenyap saat melihat wajah Tae Yoon yang serius : Ayo kita menikah.

Hae Na pulang dengan perasaan bingung. Hae Na berkata pada Dong Chan bahwa Tae Yoon melamarnya. Dong Chan dengan tersenyum dan pura-pura senang mengucapkan selamat. Hae Na merasa terganggu dengan reaksi Dong Chan.


Tae Yoon menukar cincin. Ternyata dulu dia membeli cincin persahabatan sekarang dia menukarnya menjadi cincin pertunangan (aneh2..orang Korea ini, cincin persahabatan, pertunangan, cincin kawin ha..ha, Kalo di Indonesia gimana sich ?)

Dong Chan menemui Tae Yoon dan berkata bahwa ia akan mengundurkan diri. Dia menerima semua kesalahan dan mengaku bahwa perasaannya pada Hae Na hanya bertepuk sebelah tangan. Hae Na menyukai Tae Yoon. Bukan dia.
Di Kantor, Hae Na langsung di test. Paman Chul Gu dan para Direktur menantang Hae Na meningkatkan penjualan mall online Hae Na sebesar 15% dalam satu bulan. Sebenarnya agak susah, tapi Hae Na tertantang dan ia menyanggupinya.


Dong Chan mengejar Eui Joo yang mencoba menghindarinya dan berterima kasih karena sudah terbuka dengan Tae Yoon. Dong Chan juga dapat mengerti kalau Tae Yoon marah dan memukulnya. Dong Chan tidak menyadari bahwa Hae Na mendengar pembicaraan mereka.

Hae Na memiliki tugas besar untuk meningkatkan penjualan. Dong Chan menguatkan Hae na tapi tetap realistis. Jika Hae Na gagal yang menderita bukan hanya dia tapi kakeknya juga.
Hae Na bekerja keras sepanjang hari ditemani stafnya dan Dong Chan. Hae na mencoba menghindari kenyataan bahwa dia sangat menyadari kehadiran Dong Chan di dekatnya.


Mereka bekerja sampai jauh malam. Karena lapar, Hae Na dan Dong Chan membeli ramen sambil istirahat. Hae na bertanya tentang insiden Dong Chan dengan Tae Yoon dan bertanya apa Dong Chan merasa sakit hati. Dong Chan bahkan merasa ia tidak berhak sakit hati (sigh..lama2 DC ini keren euy..gak cakep sih tapi karakternya itu lho!).

Dong Chan berkata akan memberikan “hadiah” untuk Hae Na.
Dong Chan membawa Hae Na ke atas gedung dan melihat sunrise (jadi inget Soeul couple ..) Dong Chan berkata ia sering melihat sunrise dengan ibunya saat ibunya sakit.


Dong Chan : “Sunrise membuat semuanya seperti baik-baik saja dan membuatmu percaya diri untuk memulai lagi, perasaan bahwa kau masih hidup. Aku ingin memberimu hadiah perasaan itu. Selamat untuk permulaan yang baru.”
Hae Na bertanya apa Dong Chan merasa sulit ketika akan kembali lagi ? Tidak, kali ini aku merasa senang. Akhirnya dengan setengah tersenyum setengah menangis Hae na : “Kali ini, aku duluan, Seo Dong Chan, kau dipecat.”

Hae Na berkata pada Tae Yoon bahwa dia memecat Dong Chan dan menyangkal jika merasa kehilangan. Tae Yoon mengaku bahwa ia meminta Dong Chan meninggalkan Hae Na.
Dong Chan menghabiskan waktu beberapa hari untuk merenung dan mulai bekerja lagi di toko bunga. Eui Joo sangat senang Dong Chan kembali dan menyambutnya dengan antusias.

Hae Na mati-matian berusaha meningkatkan penjualan dengan berbagai macam cara. Sampai akhirnya karena putus asa, Hae Na membayar beberapa netizens (pengguna internet/blogger dll) untuk berbelanja di mall-nya dengan uang Hae Na.
Paman Chul Gu, Su Ah dan tim mereka merasa ada yang aneh. Penjualan tiba2 meningkat 7% dalam sehari. Tapi Kakek sangat senang. Hanya Hae Na merasa bersalah.


Hae Na memandang foto Dong Chan dan berimajinasi Dong Chan berkata padanya : “Apa kau sudah gila? Pakai pikiranmu.” Tae Yoon memandangi cincinnya dan menyiapkan tempat untuk melamar Hae Na.
Tae Yoon membawa Hae Na ke restaurant mewah dan melamar Hae Na. Hae Na tidak langsung menjawab.


Akhirnya Hae Na berkata :”Aku mengalami hal berat hari-hari ini.” Tae Yoon bertanya : Apa ini karena Seo Dong Chan ?
Dong Chan menerima telepon. Ternyata dari bartender yang menelepon atas suruhan Hae Na. Hae Na mabuk lagi di bar. Hae Na benar-benar kacau, dia menolak saat Dong Chan ingin mengajaknya pulang. Malah Hae Na mencubit pipi Dong Chan dan berkata bahwa Dong Chan terlihat lebih tampan. Hae Na bergerak ke sana sini dan tanpa sengaja bibir mereka bersentuhan. (halah…)



Keduanya kaget dan menjauh. Hae Na: “Apa yang kau lakukan padaku ?” Dong Chan membela diri dan berkata ia tidak melakukan apa-apa, Hae Na-lah yang menyentuhnya.
Dong Chan menggendong Hae Na di punggung (orang Korea suka banget piggyback riding yah..) dan mengantar Hae Na pulang. Di rumah, Dong Chan menasihati Hae Na, sesulit apapun, Hae Na harus dapat menguasai dirinya. Hae Na harus kuat dan mandiri.


Keesokan paginya, Paman Chul Gu dan Su Ah melaporkan temuan mereka pada Kakek, mereka tahu bahwa Hae Na memanipulasi penjualan. Hae Na membela diri, ia berkata bahwa ia membelinya dengan uangnya sendiri. Paman Chul Gu berkata bahwa itu bukan uang Hae Na itu uang Kakek dan biarpun itu uang Hae Na, ia tidak seharusnya melakukan hal ini, sangat tidak dapat diterima dan tidak jujur. (bener juga)


Kakek marah dengan Hae na dan.. mengusir Hae Na. Kakek meminta Hae Na mengepak pakaiannya dan keluar dari rumahnya. Semua pelayan tidak boleh membantu Hae Na dan semua credit card dibekukan. (wow..).

Hae Na diturunkan di jalan. Hae Na mencoba menyewa kamar suite tapi karena semua credit card dibekukan, maka Hae na ditolak. Akhirnya dengan uang di tangan, Hae Na hanya dapat menyewa kamar standar. Hae Na merasa lapar dan mencoba menelepon teman2nya untuk mendapat undangan makan malam, tapi semua sibuk.
Hae Na mau menelepon Tae Yoon tapi ingat ia baru saja menolak Tae Yoon jadi Hae Na mengurungkannya. Tidak mungkin juga menelepon Dong Chan.

Hae Na benar-benar kelaparan, akhirnya dia menenggak minuman keras di hotel dan pingsan. Saat sadar, dia ada di kamar yang lain dan kaget saat melihat Dong Chan disampingnya, berteriak : “Bangun !”

My Fair Lady Eps.10

 Sinopsis My Fair Lady Episode 10


Sebelum lanjut ke sinopsis, ada penjelasan tentang terminology. Ini tentang pekerjaan Dong Chan.Dulu Dong Chan bekerja sebagai “Jebi” (terjemahannya hampir seperti gigolo, tapi tidak sekasar itu.). Jebi sering diartikan seorang yang menemani tamu wanita, merayunya dan mendapat uang dari hal itu. Tapi bukan berarti “sex worker” seperti gigolo. Kalau ada yang lebih mengerti artinya dalam bahasa Korea boleh nich bagi2 infonya..

Sekarang Dong Chan bekerja sebagai “Jibsa” dapat berarti pelayan atau personal assistant, atau personal attendant. Dapat berarti juga seorang yang mengurus rumah tangga (ha..ha..bapak RT) yah ..pokoknya seperti sekretaris pribadilah. Dong Chan adalah su-haeng jibsa (private jibsa) dan trio cowok cakep itu adalah regular jibsa. Semoga dapat lebih dimengerti.

Ok sekarang recapsnya,


Hae Na melepaskan diri dari Dong Chan dan berjalan pergi. Dong Chan meraih tangan Hae Na dan mengajak pulang. Mereka berdiam diri dalam perjalanan pulang. Hae Na bahkan tidak menghiraukan telepon dari Tae Yoon yang membuat Tae Yoon cemas.

Keesokannya, Dong Chan minta izin pergi ke suatu tempat. Eui Joo datang mengunjungi Hae Na dan memutuskan untuk mengatakan semuanya.


Eui Joo : “Ya, dia dulu seorang Jebi, tapi itu karena dia tidak punya pilihan. Itu demi tagihan RS ibunya. Dia ingin melakukan apa yang dapat dia lakukan untuk menyelamatkannya. Ya, bekerja denganmu dan berniat merayumu memang salah. Tapi kejahatan apa yang telah dilakukannya padamu? Apakah dia melukaimu, atau merayumu dan menghalangimu berkencan? Apa dia minta uang padamu? Dia tidak melakukan itu semua. Dia diperlakukan buruk tapi dia menjagamu dan memihakmu. Dia baik sekali padamu sehingga membuatku seperti gila melihatnya. Apa yang dilakukannya sehingga kau berkata seperti itu ? Dia terlibat kejahatan apa sehingga kau memandang rendah dan melecehkan dirinya? Aku akan berterus terang, kau tidak dapat memperlakukan Dong Chan seperti itu. Jangan merendahkan dirinya. Dan kumohon, Jangan hidup seperti ini juga.”

Hae Na diam saja dan mulai merasa bersalah atas sikapnya pada Dong Chan. Tae Yoon datang untuk melihat apakah Hae na baik2 saja. Dia melihat Eui Joo dan heran apa yang telah terjadi.

Dong Chan ternyata mengunjungi makam ibunya. Dong Chan duduk sambil memandang jepit rambut Hae Na. “Aku tidak tahu mengapa aku hidup seperti ini, tapi aku benar-benar peduli padanya. Benar-benar peduli.”


Hae Na ternyata menunggu Dong Chan. Dong Chan meminta maaf dan Hae na berkata bahwa dia senang Dong Chan bekerja padanya. Hae na berkata mungkin dia mempersulit Dong Chan tapi dia suka mendengar Dong Chan berkata : “Karena aku adalah personal asistenmu.” Hae Na minta maaf karena memperlakukan Dong Chan dengan kejam.

Hae Na : “Tapi aku benar-benar mempercayaimu. Aku percaya semua yang kau katakan dan apa yang kau lakukan untukku adalah tulus. Aku kira aku merasa dikhianati karena aku sangat mempercayaimu. Tidak apa, tapi sekarang aku takut, apakah tidak mengapa kalau aku mempercayaimu? Apakah aku dapat mempercayaimu lagi ?”


Dong Chan : “Kau bertanya apakah aku menyembunyikan sesuatu darimu, dan iya aku memang menyembunyikan sesuatu. Terus terang aku tidak ingin mengatakannya padamu. Bahkan jika semuanya sudah tahu, aku tidak ingin kau tahu siapa aku dulu. Dan itu karena…” Dong Chan berhenti sejenak.
“karena ..aku memiliki perasaan khusus padamu. Itulah mengapa aku keluar dulu, dan mengapa aku mengecewakanmu saat kau meminta aku kembali. Tapi sekarang alasanku kembali padamu adalah untuk menebus hutangku karena mendekatimu dengan niat buruk. Dan aku menghentikan perasaanku padamu, jadi kau tidak perlu khawatir. Kau dapat mempercayainya.”

Dong Chan berpamitan, meninggalkan Hae Na yang sepertinya mulai menyukai Dong Chan (aarrghh…).
Tae Yoon mengundang Eui Joo dan bertanya ada apa sebenarnya antara Dong Chan dan Hae Na. Eui Joo tidak mengatakan apa-apa. Tapi dia menebak bahwa Tae Yoon tidak suka kalau Dong Chan selalu ada di sekitar Hae Na, dia juga tidak suka. Maka Eui Joo mengajukan usul, Tae yoon harus segera menikahi Hae Na, maka dia dan Dong Chan pun pasti akan dapat segera menikah. Tae Yoon merasa dia belum berpikir sejauh itu.


Di kantor, Dong Chan minta Eui Joo membantunya. Dong Chan menyerahkan flash disk dan minta Eui Joo memeriksa apakah Su Ah sudah melakukan sesuatu pada file Hae na. Dong Chan merasa Su Ah menukar gambar-gambar Hae Na.
Sorenya, Dong Chan mengajak Hae Na minum soju di kaki lima. Hae Na agak canggung dan Dong Chan bertanya apa Hae Na merasa susah karena dia mengakui perasaannya ? Hae Na merasa Dong Chan sudah tidak seperti dulu lagi, tapi dia akan menyesuaikan diri.

Hae Na bertanya mengapa Dong Chan menjadi Jebi? Dong Chan menjawab, aku dulu hanya seorang anak nakal dan aku masih muda dan tidak punya uang. Aku ingin hidup dengan enak.
Hae Na heran mengapa Dong Chan tidak bilang saja ini untuk ibunya. Dong Chan agak heran karena Hae na mengetahuinya. “Mengatakannya tidak mengubah kesalahanku menjadi benar.” Saat mereka meninggalkan warung kaki lima, Mereka sepakat memulainya dari awal. Mereka berjabat tangan.

Saat mereka tiba di rumah, Tae Yoon telah menunggu Hae Na. Tae yoon mengalami hal yang menyenangkan dengan kakaknya dan ingin mengatakannya pada Hae na. Hae na tidak menyadari bahwa Tae Yoon tidak bersemangat setiap nama Dong Chan disebut. Hae na justru memberi selamat pada Tae Yoon dan berkata bahwa seharusnya dia bergabung dengan mereka tadi.

Dong Chan mendekat dengan telepon ditangan. Kakek menelepon. Saat Tae Yoon hanya berdua saja dengan Dong Chan, Tae Yoon bertanya apakah Dong Chan seering minum dengan Hae Na. Dong Chan mengerti dan meminta maaf. Tae Yoon berkata : “Kukira kau adalah pria yang baik, dan seseorang yang dibutuhkan Hae Na. Tolong jangan membuatku berubah pikiran.”

Hae Na membuat makan siang dibantu Dong Chan. Hae Na akan pergi berkencan dengan Tae Yoon. Hae Na bertanya kapan Dong Chan akan menggunakan kupon ulang tahunnya. Karena hampir habis masa berlakunya. Hae na juga mengingatkan Dong Chan bahwa Dong Chan menawarkan satu permintaan untuk Hae Na. Hae Na siap meminta sesuatu dari Dong Chan.
Hae Na mengajak Dong Chan, tapi Dong Chan berkata bahwa dia ada “kencan” dengan Eui Joo.


Tae Yoon memuji kimbap buatan Hae Na sampai..tentu saja Hae Na berkata ia belajar membuatnya dari Dong Chan. Tae Yoon : “Kau belajar naik sepeda dan membuat kimbap dari Seo Dong Chan, aku menebak kau tidak dapat hidup tanpanya.” (he..he..jealous dia)

Saat Dong Chan bertemu Eui Joo, Dong Chan berkata bahwa dia akan menjadi pelayannya sepanjang hari, mengingatkan Eui Joo bahwa dia iri pada Hae na karena memiliki pelayan (jibsa). Hari ini Dong Chan akan menjaga Eui Joo dan berlaku sebagai pelayannya.


Eui Joo sangat senang dan Dong Chan berkeras membelikan Eui Joo baju yang bagus. Mereka berjalan-jalan dan sangat menikmati hari itu.

Eui Joo bertanya apakah Dong Chan pernah merasa lelah menjaga Hae Na atau lelah dengan cinta sepihak. Dong Chan mengaku bahwa memang susah. “Aku mencoba mengakhirinya, tapi tidak mudah. Lebih susah mana melihatnya dan merasa sakit atau tidak melihatnya dan merindukannya ?Aku tidak tahu.”

Eui Joo benar-benar terluka mendengarnya. “Lupakan dia. Tidak peduli kau harus melupakannya.” Eui Joo menangis di dalam taxi.
Tae Yoon mengantar Hae Na pulang dan merasa lebih baik. Tae Yoon bahkan bercanda dan berkata kalau mereka menikah nanti, Hae Na harus datang sendiri dan bukan dengan jibsa-nya.


Setelah Tae Yoon pergi, Dong Chan berjalan ke arah Hae Na. Sebelum Dong Chan melihat Hae Na, sebuah taxi mendekat dan Eui Joo keluar. Eui Joo meminta maaf karena telah berkata kasar. Eui Joo memeluk Dong Chan dan tetap bertahan. Eui Joo memberanikan diri untuk mengatakan sesuatu. Saat Dong Chan menunggu apa yang akan dikatakannya, Eui Joo mencium Dong Chan. Hae Na melihatnya dan berusaha memalingkan muka.


Dong Chan tertegun dan speechless (he..he). Eui Joo : “Aku benar2 menyukaimu. Untuk saat yang sangat lama. Aku hanya menyukaimu.” Eui Joo berbalik dan pergi.
Sekarang Dong Chan baru melihat Hae na. Buru-buru Hae Na berkata aku tidak melihat apa-apa! Benar! (oh..yeah?!)

Hae Na dan Dong Chan sedikit kikuk. Tapi tidak lama karena… Kakek pulang! (aku juga senang, lihat Kakek..ingat Ji Hoo..he..he). Kakek juga tidak mau membuang waktu. Kakek akan mengumumkan Hae Na sebagai pewaris Kang San. Hae Na dan Paman Chul Gu juga kaget. Paman Chul Gu menyiapkan satu rencana.
Ternyata Kakek belum dioperasi. Bahkan hidupnya tidak akan lama lagi, mungkin tidak akan mencapai musim dingin tahun ini.


Hae Na mengaku pada Dong Chan bahwa dia merasa belum siap. Dong Chan berkata bahwa orang kadang tidak selalu mendapat apa yang dia inginkan. Betapapun besarnya kita membenci sesuatu, jika kita bekerja keras, kita dapat belajar darinya (wow..another good point from Dong Chan. I start to like him!)

Sementara itu Tae Yoon sedang memilih-milih cincin. (hmm..)
Sekarang, pesta tiba. Semua sudah siap. Hae Na merasa gugup. Eui Joo juga merasa gugup. Eui Joo melihat Dong Chan menuju ke rumah.

Dong Chan berjalan ke dalam untuk menemani Hae Na dan sedikit terpesona oleh penampilan Hae Na. Hae Na sekali lagi tersandung di tangga dan jatuh di pelukan Dong Chan. Dong Chan mendampingi Hae Na menuju ruang persiapan untuk berlatih pidato.

Karena gugup, Hae Na memecahkan gelas dan melukai jarinya, Dong Chan membalut jari Hae na dengan saputangan. Dong Chan memberi semangat: “Bagaimanapun kau adalah Kang Hae Na.”. Kata2 Dong Chan membangkitkan semangat Hae Na. Tapi tidak untuk Eui Joo yang datang pada saat tidak tepat. (salah satu rules of Kdrama! )


Eui Joo keluar dan menangis. Tae Yoon melihatnya dan memanggilnya. Awalnya Eui Joo ragu, tapi kemudian dia berkata pada Tae Yoon : “Seberapa banyak kau mengetahui tentang Dong Chan?”
Hae Na berkata pada Dong Chan bahwa ia akan meng-klaim permintaannya jika pidatonya sukses.

Hae na berencana mengatakan permintaannya nanti. Tapi Dong Chan ingin tahu. “Jangan pergi Kakek sudah kembali, tapi jangan pergi. Tetaplah disisiku. Itu permintaanku.”