Sinopsis Drama Still Marry Me (The Woman Who Still Wants To Marry) Eps.12

Still Marry Me (The Woman Who Still Wants To Marry)

Episode 12


Shin young dan Sang Woo membicarakan mengenai orang yang membuat Sang Woo depresi. Shin young cukup terkejut ketika tahu bahwa usia putra wanita itu sudah kuliah.

Shin Young juga berkata bahwa ibu Min Jae mencarinya dan membuatnya tidak enak. Sang Woo menasihati agar Shin young lebih baik menundukkan kepala dan diam saja di depan calon ibu mertuanya.

Sang Woo melihat bahwa ada missed call dari Sang Mi, ia menelp Sang Mi dan mengundangnya minum bersama seorang teman. Sang Mi menolaknya, dan Sang mi buru2 meninggalkan apartemen itu. Sang Woo curiga Sang mi mungkin ada di lobby. Ia langsung turun untuk mengejarnya.

Min Jae juga pergi ke apartemen itu ia mau mengambil kiriman yang masih dikirim ke situ. Sang Mi melihatnya dan mendesak anaknya untuk segera pergi, sehingga ketika Sang Woo sampai di lobby, ibu dan anak itu sudah tidak ada.

Sang Woo kecewa dan naik kembali ke atas dan ia minum lebih banyak lagi. Setengah bercanda dan setengah serius, ia tanya apa sebaiknya mereka menikah saja, agar bisa melupakan wanita itu. Shin young sama sekali tidak setuju dan memukul kepala Sang Woo dengan tas.

Sang Woo mengingatkan Shin young, ini karena kutukannya, untuk jatuh cinta dengan wanita yang sudah menikah, punya anak, dan bertabiat jelek. Shin young jadi kasihan dan tanya apa Sang Woo benar2 berpikir akan menikahi wanita itu jika ia bercerai nanti, Sang Woo menjawab iya.

Di rumah, Da Jung berpamitan dengan Shin young dengan emosional, ia akan tinggal dengan orag tuanya sebelum pernikahan (aku salah kemarin Da jung blom married, baru nyoba2 gaun ), Da Jung berkata aku senang karena aku tidak harus pulang ke rumah yang gelap atau bangun sendirian lagi. Da Jung juga berharap Shin Young akan beruntung.


Setelah Da Jung pergi, Shin young menyadari betapa sunyi rumahnya tiba2 (lalu Shin Young kentut..bwa, hehe..drama ini natural bgt sih..)

Tim Shin Young merayakan kesuksesan acara mereka lagi, ratingnya sudah mencapai 19.8%. Tapi pesta tidak berlangsung lama, Myung Seok secara resmi dimasukkan dalam tim. Shin Young mengeluh pada bossnya, ia sudah membuat program ini berating tinggi, buat apa menambahkan Myung Seok dalam programnya? Bossnya beralasan ini untuk membuat program acara semakin bagus.

Myung Seok bahkan tidak pernah membiarkan Shin young senang, ia berkata alasan mengapa ratingnya tinggi karena timeslot-nya, bahkan seharusnya Shin young bisa mencapai rating 25 %. (well, susah melihat persaingan mrk dg kepala dingin..soalnya gue cewek hehe..panas nih kepala..mrk susah menerima bahwa cewek juga hebat.)


Da jung dan Ban Seok bersiap untuk acara pernikahan mereka. Ban Seok mengukur jari Da jung, ia tidak ingin mengalami kesulitan lagi seperti waktu Da Jung ultah. Ayah Ban Seok memberikan permintaan (baca : perintah) mengenai hadiah tradisional pada keluarga pengantin pria. Mereka berkata mereka sudah punya segalanya, jadi mereka hanya minta satu set baju.

Hanya saja, Da Jung mengenali bahwa baju itu adalah buatan desainer terkenal dengan harga 15 juta won! atau sekitar Rp 150 juta bo! (baju lo itu…weleh..)

Ban Seok segera saja menelepon ayahnya kembali dan minta agar mempertimbangkan lagi, paling tidak tolong pilih yang lebih murah, ia tidak mau mendengar protes dari Da Jung. Da Jung berkata ia yang akan disalahkan, pasti ia yang dikira pelit. Dan benar, langsung saja Da jung dapat sms dari ayah Ban Seok. Ayah Ban Seok menemui Da Jung di apartemen Ban Seok dan menegurnya, Ban Seok membela pacarnya dan ayahnya kesal, dan sebagai hukumannya, Da Jung harus menyediakan bukan saja satu set baju untuk setiap ortu, tapi DUA set baju untuk ayah-ibu Ban Seok.

Da Jung tahu tidak ada artinya mendebat, ia langsung setuju. Tapi Da jung juga minta ayah Ban Seok untuk tidak mengawali kata dengan : “Pada usiamu” setiap kali bicara dengannya.

Dan sebagai balasannya, ayah Ban Seok menggandakan permintaan-nya lagi, jadi EMPAT! stel baju …! Ban Seok mau protes lagi, tapi Da Jung langsung setuju, ia berkata : “Sebagai penerjemah paling top di negeri ini, aku mampu menyediakannya.”

Da jung menahan kemarahannya sampai ia ketemu Bu Ki, dan Da jung tidak tahan lagi. Da Jung mengeluh 8 baju, berarti lebih dari Rp 1 milliar! Bu Ki mengusulkan, agar Da jung melakukan yang dilakukan temannya, saat teman Bu Ki juga menerima permintaan mas kawin yang begitu mahal, teman Bu ki memalsukan merk-nya sehingga jadi lebih murah, hehe..

Tapi Da Jung tidak bisa melakukan itu, karena ayah Ban Seok adalah tipe orang yang minta setiap hadiah dinilai langsung. (astaga siapa yang mo punya mertua kaya gini sigh…)

Ban Seok juga merasa bersalah, maka saat mereka ada di apartemen Ban Seok, Ban Seok memberikan buku tabungannya, segel, dan no PIN-nya sekaligus. Ban Seok mau Da Jung beli hadiah itu dengan uangnya saja. Da Jung tidak mau, ia mampu membelinya sendiri. Ban Seok terharu dan merasa bersalah, ia berjanji, “Aku akan mencintaimu seumur hidupku, dan aku akan memperlakukan orang tuamu dengan sangat baik, Aku janji!”

Da Jung mulai menangis dan lari ke kamar. Ban Seok cemas dan menyusul Da Jung, ternyata Da jung menangis karena bahagia (gubrak!), “Aku sangat bahagia, aku tidak percaya ini. Aku pasti sangat kesepian sepanjang hidupku sehingga aku merasa sangat bahagia sekarang, hatiku terasa seperti meleleh.” Da jung memeluk Ban Seok dan berkata, “Aku sangat mencintaimu!” Ban Seok membalasnya.

Kacaunya, pikiran mereka lari ke hal lain, mereka menyadari bahwa sekarang mereka sendirian di kamar Ban Seok. Dan mereka langsung mulai beraksi…

Tapi..ayah Ban seok kembali lagi ke apartemen itu karena ponselnya ketinggalan, hal ini membuat pasangan itu panik. Ban Seok berakting sepertinya tidak ada yang terjadi dan Dan Jung sembunyi di dalam lemari baju. Ayah Ban Seok tahu apa yang terjadi dari rambut Ban Seok yang acak2an.


Setelah ayahnya pergi, Ban seok kembali ke kamar tapi Da jung justru menemukan koleksi majlah porno Ban Seok dalam lemari haha.. Ban Seok melemparkan majalah2 itu di bawah tempat tidurnya dan berkata itu adalah sisa2 masa lalunya, Da Jung mengerti tapi ia ada janji, jadi langsung pergi.

Myung seok benar2 menyebalkan, saat meeting dengan tim Shin young, Myung Seok menolak ide semua orang.

Shin Young pergi ke studio Min jae untuk menenangkan pikirannya, ia minta dinyanyikan lagu, tapi tiba2 ibu Min Jae menelp. Shin Young juga berkata bahwa ia sudah bertemu ibu Min Jae, Shin young merasa ia sudah salah saat berkata ia menyukai Min Jae. Tapi Min Jae senang mendengarnya.

Sang Mi punya kebiasaan mampir ke kotak surat di apartemen Sang Woo, dan hari ini ia mendapatkan kotak berisi anting mutiara, dan catatan dari Sang Woo yang berkata ingin bertemu Sang Mi sebelum ia terbang minggu depan.

Sang Mi bertemu Shin young di lobby. Shin young mengundang Sang mi makan siang atau minum teh. Sang Mi tidak terlalu senang, dan Shin young berkata dengan hormat, Aku akan terus kencan dengan Min Jae. Aku benar2 menyukainya.

Sang mi akhirnya setuju bertemu Shin Young. Sang Mi tanya, bagaimana rasanya kencan dengan mahasiswa? Apa mereka bisa ngobrol?

Shin young berkata ia menyukainya. Ia bisa memberikan nasihat dan Min Jae memberikan topik2 mengenai anak muda. Sang Mi merasa Shin young sudah melanggar batas. Shin young menjawab Sang Mi pasti juga berkata hal yang sama pada Min Jae.

Sang Mi hanya berkata ia tidak akan kencan dengan pria usia 24 jika ia 34 th, Shin young berkata, aku jatuh cinta, dan pria itu ternyata berusia 24 th, apa yang bisa kulakukan? Sang Mi kesal.

Tiba2 seorang aktris veteran yang glamor mendekati mereka, Na young Hee (cameo, sebagai dirinya sdr, yg jadi di Style, mamanya SHG di The World They Live in). Na memberi selamat pada Shin young atas acaranya dan memujinya, dan bahkan minta tanda tangan Shin young, keponakannya ingin menjadi reporter dan fan Shin young.

Sang mi duduk dengan ekspresi tidak suka, dan ternyata Na Young hee dikirim oleh rekan2 Shin young untuk membuat Sang Mi terkesan.

Shin young tanya lagi, Seperti apa Min jae saat muda? Sang Mi membalas, bukankah ia masih muda? Shin young : Tidak, ia adalah pria bagiku.

Ketika mereka bertemu lagi dalam kesempatan lain, Sang mi menunjukkan foto Min jae (beneran foto Kim Bum waktu kecil hehe..lucu)

Sang Mi bahkan mengenalkan Shin Young pada 2 teman Min Jae saat kecil, 2 orang gadis muda yang cantik keduanya masih kuliah, dan salah satunya Yuri, bahkan berkata ia dan Min JAe setuju untuk menikah jika mereka masih single di usia 29 th.

Shin Young berkata, ia berniat mengenalkan Min Jae pada ibunya. Sang Mi berkata, itu sopan sekali, “Apa dia sudah berusia 60 th?” Shin young memaksakan ketawa, tapi apa lagi yang bisa ia lakukan?

Shin young bertemu Min Jae di studionya, ia menyinggung tentang Yuri, dan berkata Min Jae seharusnya kencan saja dengan Yuri. Shin Young menyangkal bahwa ia cemburu. Tapi Min Jae tahu Shin Young cemburu.

Shin young ke studio untuk memilih lagu untuk acara pernikahan Da Jung. Min jae melihat Shin young dengan tajam, lalu berkata dengan lembut, “Aku akan melamarmu dalam 3 tahun.”

Ban Seok memberikan cincin untuk Da Jung, ia berkata susah mencari cincin yang pas untuknya. Ban Seok berkata Da jung bisa menukarnya jika tidak suka. Normalnya semua cewek akan berkata : oh..tidak apa2 sayang ini bagus. Tapi Da jung berkata, ya dia akan menukarnya (krn cincinnya jelek bgt), tapi ia menambahkan, terima kasih, aku mencintaimu.

Da Jung merasa ia kelihatan terlalu tua saat mengenakan baju pengantin sehingga ia langsung menuju klinik kecantikan dan minta suntik Botox agar kelihatan muda dalam waktu singkat, biarpun Da Jung ngeri melihat jarumnya, tapi ketika ingat kritikan ayah mertuanya, ia nekat.

Sang Mi dan Min Jae makan malam bersama. Sang Mi mencoba mengalihkan perhatian Min Jae pada Yuri, Sang Mi menyukai Yuri, ia cantik dan manis. Min jae mengalihkan pembicaraan tentang ayahnya, yang sekarang kembali ke rumah neneknya dan mau cerai.

Min jae melihat ibunya menyembunyikan sesuatu, sekarang ibunya kelihatan lebih bahagia dan bahkan mulai dandan lagi. Sang Mi mengalihkan pembicaraan mengenai Shin young dan Min Jae dengan lembut mengingatkan ibunya, jangan menghinanya. Min jae berkata ia akan memperlakukan pacar ibunya dengan baik, berapapun usianya.

Keesokannya, Sang Woo sengaja belanja di toserba agar bisa bertemu Sang Mi. mereka akhirnya minum kopi dan Sang Woo ingin mengajak Sang Mi makan malam dengan anak Sang Mi, “Jika kau cerai, aku ingin melamarmu. Aku serius.”

Sang Mi kaget, ia berkata suaminya mohon untuk kembali padanya dan Sang Mi memutuskan untuk kembali dengan suaminya. Sang Mi menyarankan agar Sang Woo melakukan yang sama dengan kembali pada pacarnya. Sang woo merasa itu tidak mungkin, karena mantan pacarnya jatuh cinta dengan pria lain dan lagipula, “aku jatuh cinta denganmu.”

Sang Mi berkata, tolong demi kepentinganku, aku memang menyukaimu, tapi bagiku keluarga yang paling penting.

Malamnya, ketiga sahabat makan malam untuk perpisahan. Da jung mendesak teman2nya untuk berfoto sekarang, karena nanti takutnya mereka kelihatan tua, dan bahkan mereka pergi untuk berkaraoke.

Dan kemudian…the wedding day!

Ayah Ban Seok tetap saja terlihat muram. Tapi semuanya berjalan lancar, Da jung hampir menangis karena terharu, tapi Shin Young cepat2 menempelkan sendok di matanya dan membuat ekspresi lucu agar Da jung tertawa (I love friends like them, so sweet..)

Shin young memberikan ucapan selamat untuk Da Jung : “Da jung adalah seseorang dengan keinginan untuk membagi cinta. Lebih daripada menikah, ia ingin teman untuk makan bersama, untuk berjalan bersama, untuk menua bersama. Daripada sendirian dalam rumah yang kosong, akan lebih baik jika bersama seseorang yang aku cintai, yang mencintaiku. Hidup bersama, kau mungkin akan merasa kekecewaan dan bertengkar, tapi itu bisa diterima, karena bukankah semua pernikahan mengajarkannya? Teman manis kami Jung Da Jung, aku harap kau akan hidup berbahagia selama hidupmu. Ini adalah berita dari Lee Shin Young, UBN News”

Setelah itu, Min Jae maju untuk mengatakan pesan bagi Ban Seok dan Min jae berkata Ban Seok menikah atas petunjuk dan nasihatnya. Ban Seok langsung cemberut,

Min Jae : “Hyung memperlihatkan padaku betapa indah, berani, dan baiknya kau bisa berubah jika kau mencintai seorang wanita. Membuatku berpikir bahwa aku ingin menjadi orang yang mengagumkan untuk wanita yang kucintai.”

Min Jae memainkan piano dan menyanyikan lagu “Bersamamu selamanya”

Da jung dan Ban seok akhirnya menyanyikan lagu itu bersama. Dan dalam acara lempar hand bouqute, Shin young yang mendapatkannya.

Sang Mi baru tahu kalau Sang Woo pindah apartemen. Sang mi menelepon untuk kepastian dan Sang Woo ingin bertemu Sang Mi. Sang Woo minta Sang mi datang ke gedung pernikahan tempat Da jung dan Ban Seok menikah.

Setelah acara selesai, Shin Young dan Min Jae masih di ruang dekat piano. Min Jae tanya apa yang akan mereka lakukan malam ini, Shin young menyarankan bagaimana jika mereka di rumah dan makan malam serta nonton DVD bersama. Min Jae bertanya dengan serius, “Apa aku bisa menginap?” Shin young berpikir sejenak, lalu menjawab, “Tentu.” dan mereka berciuman.

Sang mi tiba di lokasi pesta, ternyata sudah kosong, dan ia menunggu sejenak, lalu pergi. Sang Woo masuk ke ruangan itu dan sangat lega ketika melihat Sang Mi, Sang Woo langsung menarik Sang Mi ke pelukannya.

Shin young yang juga menuju ke arah mereka, tiba tepat saat Sang Woo dan Sang Mi..berciuman.

Shin young kaget.

Leave Your Comment Plizz ^^ Gomawo ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s